Jun 19

Tujuan awal pembuatan warnet adalah digunakan untuk mengakses koneksi internet meliputi browsing, chatting, mencari informasi yang bermanfaat yang digunakan untuk mengerjakan tugas, proyek, skripsi , tugas akhir, mengirim informasi ke rekan kerja, teman sekolah, tetapi tujuan warnet saat ini di beberapa tempat digunakan untuk tempat pacaran, yang lebih parahnya digunakan untuk tempat mesum, tempat mengakses situs porno.

Kenyataanya warnet yang menyediakan tempat yang privacy banget sangat digemari oleh pengguna selain informasi dijaga privacynya juga digunakan sebagai ajang pacaran anak muda. hal ini memberikan panggilan kepada pemilik warnet, apakah akan menyediakan tempat warnet yang terbuka atau tertutup, terlebih lagi apakah akan memblokir situs porno atau tidak memblokir.

Jika situs porno di blokir keuntungan omset warnet menurun jika situs porno tidak di blokir keuntungan akan naik, hal inilah yang menjadikan pilihan sulit bagi pemilik warnet, dalam menerapkan kebijakan, di sisi satu menguntungkan tetapi sisi lain merugikan.

Hal ini kembali ke pemilik warnet tujuan awal pembuatan warnet apakah hanya untuk mengambil keuntungan yang sebesar besarnya atau ingin mencerdaskan anak bangsa. jika memang masih peduli terhadap generasi muda alangkah lebih baiknya jika pengaksesan situs porno dibatasi atau di blokir dan membuat bilik bilik warnet yang nyaman tetapi 70% saja menjaga privacy, artinya dari luar bilik masih bisa dilihat aktivitas di dalam bilik, yang digunakan sebagai tempat mesum biasanya bilik yang tidak terlihat dari luar bilik. jadi semoga Anda para pemilik warnet atau yang akan membangun warnet masih memikirkan hal itu dan peduli terhadap moral anak bangsa.

Jun 18

Berikut contoh-contoh disain warnet atau tata ruang warnet:

Contoh Desain 1

1

disain yang cukup menjaga privacy tetapi tidak menimbulkan warnet dijadikan tempat mesum. argansyah@yahoo.com / 081328784647

Contoh Desain 2

2

Desain warnet cukup mewah dan bagus tidak menimbulkan tempat mesum

2-tampak atas

Contoh Desain 3

3

Desain lucu, menarik dan tidak menimbulkan tempat mesum

Contoh 4 Disain warnet Lesehan

5warnet lesehan diperuntukkan bagi pengunjung yang di set beraktivitas warnetan dengan santai, rilex.

http://www.kaskus.us/showthread.php?p=102099827

May 29

Pada disain yang dibuat penulis menunjukkan koneksi yang dipilih adalah menggunakan modem ADSL PT TELKOM, dengan alasan dengan menggunakan modem, warnet akan dihubungkan ke internet dengan menggunakan media kabel. Dengan media kabel koneksi yang terjadi relatif cukup cepat dan stabil. Daripada menggunakan koneksi radio.

desain warnet

Untuk mendapatkan materi lengkapnya Klik Disini

May 29

Untuk menjelaskan proses pembuatan warnet agar mudah di mengerti penulis akan memberikan contoh kasus pembuatan warnet. Berikut contohnya:
Pak Tohar Hasibuan ingin menjadi pengusaha dibidang IT. Setelah survey, bisnis warnet menjadi salah satu pilihan terbaik. Kapasitas ruangan hanya cukup untuk 12 komputer. Jadi berencana membuat warnet dengan 10 komputer client, 1 billing warnet, 1 router warnet(PC router = komputer biasa/desktop yang dijadikan router) Dan koneksi internet yang tersedia di daerahnya adalah koneksi melalui telepon menggunakan modem ADSL milik PT TELKOM, akhirkanya pak Tohar Hasibuan memutuskan kerja sama dengan pak Moch. Linto Herlambang seorang mantan teknisi warnet dan mantan teknisi internet service provider(NOC), pak Tohar mengerti sedikit ilmu jaringan komputer dan mempunyai beberapa pertanyaan yang di ajukan kepada pak Moch. Linto Herlambang.

Adapun pertanyaannya:
1.    Pengetahuan saya sedikit sekali tentang warnet bagaimana mengatasinya?
2.    Jaringan komputer apakah itu?
3.    Bagaimana agar saya mempunyai gambaran lebih jelas tentang langkah-langkah pembuatan warnet?
4.    Bagaimanakah proses pembuatan komputer jaringan warnet?
5.    PC router /server  apakah yang cocok untuk warnet?
6.    Bagaimana konfigurasi router yang telah dipilih?
7.    Bagaimana Konfigurasi masing-masing komputer client warnet?
8.    Bagaimana cara perhitungan pembayaran pengguna warnet dihitung?
9.    Apakah yang dilakukan agar kinerja warnet tetap bagus?
10.    Bagaimana proses perijinan dibuat?
11.    Investasi apakah yang diperlukan untuk membangun warnet?
12.    Bagaimana masa depan bisnis warnet?
13.    Strategi apakah yang digunakan agar warnet tetap bertahan lama?
14.    Bagaimana cara memilih penyedia layanana koneksi warnet/Internet Service Provier yang baik?
15.    Bagaimana memasarkan bisnis warnet yang telah di bangun?
16.    Bagaimana memaintenance jaringan dan komputer warnet?
17.    Anda masih banyak pertanyaan seputar warnet?
18.    Anda bukan orang yang mengerti tentang jaringan komputer warnet, bagaimana agar mengerti istilah-istilah di dunia jaringan warnet?

Jawaban:
1.    Pengetahuan tentang warnet Anda sedikit jangan kuatir Anda akan di bantu pada bagian “Bab I Pengetahuan tentang warnet.
2.    Pengetahuan Tentang Jaringan akan akan membantu Anda di bahas pada “Bab II Pengantar Jaringan Komputer”.
3.    Agar Anda mempunyai gambaran langkah-langkah membangun warnet dibahas pada “Bab III tentang contoh kasus pembuatan warnet”
4.    Pembuatan jaringan komputer memerlukan pengetahuan dan ketrampilan pengkabelan yang baik. Hal ini akan dibahas pada “ Bab IV Pembuatan Jaringan Komputer Warnet”.
5.    Jenis sistem operasi  PC router banyak sekalik. Router yang dipilih menggunakan MikroTik, merupakan teknologi router yang handal,terbaru, dan sangat user friendly dalam melakukan berbagai hal di dalam jaringan.  Hal ini dibahas pada “Bab V Instalasi MikroTik RouterOS™”
6.    Mengkonfigurasi router menggunakan MikroTik sangatlah mudah dibanding lainnya. Karena mengkonfigurasi dapat dilakukan melakui GUI/tampilan yang mudah dipahami. Hal ini akan dibahas pada “Bab VI Konfigurasi Router Warnet dengan MikroTik”.
7.    Komputer client warnet haruslah dikonfigurasi dengan aplikasi yang bagus agar nyaman menggunakan fasilitas warnet dan konfigurasi IP address. Hal ini akan dibahas pada bab “Bab VII Konfigurasi Komputer Client Warnet”.
8.    Keinginan dari usaha warnet mendapat keuntungan dari pembayaran yang telah dilakukan oleh pengguna warnet.Tentunya tugas ini akan dilakukan oleh perangkat yang cukup canggih untuk menghitung pembayaran tiap waktunya, program Billinglah yang bisa mengatasi hal ini.Untuk menghitung pembayaran yang dilakukan oleh pengguna warnet akan dijelaskan pada “Bab VIII Konfigurasi Billing Warnet”.
9.    Warnet beroperasi setiap hari bekerja keras melayani pengguna warnet. Tentunya agar komputer dan router warnet kondisinya tetap bagus melayani pengguna warnet, memerlukan cara-cara yang handal. Hal tersebut akan dibahas pada “Bab IX Memaksimalkan Kinerja Warnet”
10.    Dijaman sekarang apakah ada sesuatu yang gratis, kendaran dibiarkan di depan toko saja harus bayar kepada tukang parkir, apalagi membuka usaha warnet, hal ini tentunya tidak gratis, usaha warnet memerlukan perijinan. Hal ini akan dibahas pada “Bab X Perijinan Warnet”
11.    Investasi apa saja yang akan dikeluarkan akan dibahas pada “Bab XI Investasi Warnet”.
12.    Era sekarang adalah era informasi dan globalisasi. Orang yang dapat menguasai informasi adalah orang yang berhasil. Warnet salah satu tempat untuk mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya secara bebas. Jadi bagaimanakah masa depan usaha warnet. Hal ini akan dibahas pada “Bab XII Masa Depan Bisnis Warnet”.
13.    Tentunya jika Anda ingin mempunyai usaha warnet yang berhasil dan bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama memerlukan strategi yang cukup matang. Bagaimana strategi membangun warnet akan dibahas pada bab “Bab XIII Strategi Dalam Membangun warnet”
14.    Banyak sekali penyedia jasa koneksi Internet atau yang lebih dikenal dengan ISP menawarkan paket koneksi internet dengan berbagai macam penawarannya. Untuk memilih penyedia jasa internet ini Anda tidak boleh terburu-buru, tanyalah beberapa hal yang penting kepada ISP. Hal ini akan dibahas pada bab “Tips Memilih Penyedia Jasa Koneksi Internet(ISP)”.
15.    Bisnis warnet yang telah dibangun tidak akan tiba-tiba ramai, untuk itu diperlukan pemberitahuan kepada khalayak masyarakat, hal  ini akan dibahas pada “Bab XV Marketing Warnet”
16.    Jaringan komputer dan komputer warnet adalah benda buatan manusia, pasti ada kelemahannya, agar menutup berbagai kelemahan yang ditimbulkan akan di bahas pada “Bab XVI Memaintenance jaringan komputer dan komputer warnet”
17.    Pertanyaan-pertanyaan  lain seputar warnet akan terjawab pada “Bab XVII FAQ Warnet”, FAQ adalah pertanyaan yang sering ditanyakan oleh sesorang tentang permasalahan tertentu.
18.    Anda bukan orang yang mengerti tentang komputer jaringan, warnet. Sementara banyak istilah-istilah tentang jaringan warnet. Jangan kuatir dengan mengenal dan membaca istilah-istilah bidang komputer Anda akan mengerti berbagai istilah yang berhubungan

Untuk Mater Selengkapnya silakan Klik Disini

May 29

1.1    PENGERTIAN WARNET

Warung Internet (disingkat: warnet) adalah salah satu jenis wirausaha yang menyewakan jasa internet kepada khalayak umum.

1.2    PENGGUNAAN WARNET
Warnet banyak dimanfaatkan oleh mahasiswa, pelajar, profesional dan wisatawan asing. Warnet digunakan untuk bermacam-macam tujuan, bagi pelajar, dan mahasiswa warnet banyak digunakan untuk:

1.    Mengerjakan tugas atau pekerjaan rumah.
2.    Melakukan riset.
3.    Menulis skripsi
Bagi masyarakat umum warnet digunakan untuk:
4.    Memeriksa kiriman surat-e terbaru.
5.    Melamar pekerjaan.
6.    Bersosialisasi dan berkomunikasi (chatting) dan lain sebagainya.

1.3    BIAYA

Biaya akses internet umumnya dipatok per jam atau per menit.

1.4    WARNET di DUNIA

Di negara dunia ketiga, warnet adalah tempat kebanyakan orang mengakses internet. Di negara-negara atau daerah-daerah maju di mana akses internet sudah ada pada hampir setiap rumah, warnet jarang didapatkan dan mahal tarifnya. Di daerah perkotaan (urban) sebuah warnet memiliki nama-nama umum panggilan lain seperti; Net Cafe, Cyber Cafe, atau Pusat Permainan Dalam Jaringan yang sambungan internetnya dikhususkan untuk melakukan permainan komputer dalam jaringan. Sementara di daerah atau pinggir kota umumnya dikenal sebagai telecenter.
Di beberapa negara yang banyak mengandalkan sensor seperti RRC dan Singapura warnet-warnet dikontrol. Tetapi di negara-negara lain malahan diberi bilik-bilik pribadi supaya bisa mengakses pornografi tanpa dibatasi. Di Los Angeles, Amerika Serikat, warnet juga diawasi karena menarik geng-geng jalanan.

1.5    PENYEBARAN WARNET

Umumnya warnet paling banyak terdapat/tersebar terutama di kota-kota besar (ibukota propinsi, kabupaten, dan di kota-kota kecil sebagai penyedia jasa untuk melayani kebutuhan masyarakat di daerah tersebut dalam mengakses informasi. Kebanyakan warnet tersebar di dekat tempat pendidikan seperti Universitas atau SMA. Warnet juga banyak terdapat di tempat-tempat umum yang memungkinkan orang bersosialisasi seperti Mal, town square, dan sejenisnya. Namun beberapa dari tempat ini atau kafe-kafe tertentu ditempat ini memberikan jasa internet berupa koneksi Wifi (hotspot) yang biasanya gratis karena sudah satu paket dengan biaya yang kita keluarkan saat minum atau makan. Biasanya pengunjung akan mendapat akun untuk memakai internet. Penyebaran warnet di Indonesia pernah dipresentasikan dalam lokakarya di Mexico City, 16-19 November 2004 sebagai persiapan data ICT readiness di negara berkembang.

1.6    BILLING WARNET

Tarif merupakan bagian terpenting dalam billing. Kecanggihan suatu billing ditentukan oleh bagaimana kelengkapan fasilitas serta kemudahan proses konfigurasi dan penggunaannya, baik oleh kasir maupun pengguna warnet. Tarif juga merupakan salah satu strategi marketing. Bila tidak diperhitungkan dengan matang, warnet Anda dapat kalah bersaing dengan warnet lain.Keuntungan pemakaian program billing adalah memudahkan Anda dalam melakukan perhitungan keuangan, pencatatan waktu lebih akurat, dan pengawasan. Dengan begitu Anda dapat mengurangi kecurigaan terhadap kasir, dan menjalin hubungan kemitraan dengan penyedia jasa program ini.Aplikasi yang bertujuan untuk mencatat berapa lama pengguna internet disebut billing warnet.
Ada beberapa aplikasi warnet yang bertujuan mencatat siapa yang masuk dan berapa lama pengguna warnet memakai komputer. Yaitu:

1.    Billing Manual
Adalah cara aplikasi yang paling sederhana dan tradisional. Penjaga warnet mencatat penggunaan internet menggunakan kertas. Salah satu kekurangannya adalah penjaga warnet yang memutuskan apakah konsumen harus membayar lebih atau tidak. Karena beberapa masalah seperti konsumen gagal memakai komputer tapi tagihan bayaran tetap jalan.
2.    Billing otomatis
Adalah berbasis Jaringan adalah aplikasi otomatis dalam jaringan. Perhitungan dilakukan saat pengguna memasukkan identitas. Aplikasi ini lebih memudahkan penjaga karena terdapat fungsi-fungsi lainnya selain mencatat waktu seperti memberi diskon atau mengendalikan komputer dari jarak jauh.

1.7    PERMASALAH SEPUTAR WARNET

Warnet sendiri tidak terlepas dari berbagai masalah seperti:
1.    Pornografi
Banyak negara memandang internet adalah salah satu media dimana pornografi dapat diakses oleh pengguna. RRC contohnya telah mengontrol hal ini dengan ketat dan dianggap efektif. Hal ini dikarenakan medianya yang visual dan kemudahan untuk mendownload berkas seperti: AntiVirus, beep dan film yang mengandung fotografi dalam bentuk AVI (terbesar) hingga 3gp untuk kapasitas telepon genggam.
2.    Pengunduhan/download
Pengunduhan/download program-program komputer ilegal atau program-program komputer yang sudah di kodenya sudah dipecahkan ulang, atau dikenal juga sebagai Cracker APP/WAREZ.
3.    Penyebaran virus dan worm
Virus/worm ini menyebar melalui situs, dokumen yang di download / di unduh dari e-mail, flashdisk, dan lain sebagainya.
4.    Perjudian dalam jaringan
5.    HAKI /lisensi
HAKI / lisensi dalam penggunaan perangkat lunak oleh warnet tersebut. Namun beberapa warnet juga sudah menggunakan perangkat lunak sah baik dengan membeli izin proprietary maupun menggunakan perangkat lunak bersumber bebas (Open Source/free ) seperti Linux. Software Linux yang populer diwarnet seperti Ubuntu, IGOS, SimplyMepis, Suse dll.
6.    Kejahatan melalui jaringan
Kejahatan melalui jaringan seperti penipuan, scam, penyedia layanan game online seperti Real-Money trans, botting, cheat hingga manipulasi karakter seperti penipuan.

1.8    MAlLING LIST
Di Indonesia ada beberapa asosiasi yang terkait dengan warnet seperti AWARI (Asosiasi Warnet Indonesia) dan APWKomitel (Asosiasi Pengusaha Warnet Komunitas Telematika).

1.9    SWEEPING
Aksi sweeping yang heboh dilakukan terhadap warnet pertengahan tahun 2005 oleh aparat kepolisian memberikan satu di antara dua pilihan bagi pengusaha warnet. Menggunakan software legal dengan mengikuti aturan dan harga yang tinggi atau beralih ke software open source-yang tentu saja dapat digunakan dengan cuma-cuma.
Beberapa warnet responden telah mempertimbangkan untuk beralih ke OS open source seperti Linux dan FreeBSD. Tapi, kendala yang dihadapi cukup beralasan untuk masih menunda penggunaan OS open source tersebut. Alasan-alasan tersebut antara lain belum terbiasanya user / pelanggan dalam menggunakannya walau sebenarnya kompatibilitas dan keandalannya dapat dibilang cukup user friendly. Ada juga yang beralasan, komunitas open source adalah komunitas yang eksklusif, dan pelit untuk berbagi ilmu ke masyarakat pengguna komputer. Namun, ada jalan supaya OS open source menjadi familiar yaitu dengan semakin seringnya membiasakan masyarakat menggunakan OS open source. Ini seperti istilah ‘apa yang lebih dulu, telur atau ayam?’ Apakah menunggu OS open source menjadi familiar buat orang banyak atau kita yang mem-familiarkan OS open source? Beberapa warnet diketahui telah berani mengambil langkah untuk migrasi ke penggunaan OS open source. Ada beberapa warnet yang sukses, namun ada juga sebagian dari mereka yang akhirnya tutup atau berbalik menggunakan Windows keluaran Microsoft. Namun, untuk menggunakan software legalpun dibutuhkan kocek besar dan kantong tebal. Tidak hanya membeli sistem operasinya saja, seperti Window XP Professional yang dijual seharga US$ 295, namun software-software pendukung Internet lainnya pun harus dibeli dengan harga yang cukup tinggi pula.
Mengenai tanggapan terhadap komunitas open source, Irwin Day mengatakan bahwa sejak tahun 1998 ia menggunakan OS open source dan bergaul dengan komunitas tersebut. Ia mengaku mendapatkan banyak manfaat dan ilmu pengetahuan dari komunitas tersebut. Menurut kesimpulannya bahwa komunitas open source sama sekali tidak pelit. Yang perlu diperhatikan adalah komunitas open source punya budaya yang berbeda dengan komunitas lainnya. Oleh karena itu, diperlukan adaptasi dengan budaya tersebut dulu jika kita ingin bisa diterima dengan baik dan mendapatkan manfaat dari bergabung dengan komunitas tersebut.
AWARI (www.awari.or.id atau mailing listnya: http://groups.yahoo.com/group/ asosiasi-warnet) telah meminta penyedia software legal, dalam hal ini Microsoft, untuk memberikan harga khusus untuk Indonesia. Pihak Microsoft membuka pintu bagi terciptanya kerja sama antara Microsoft dan Awari, namun dengan skema bisnis yang jelas dan tuntutan yang tidak berlebihan. Microsoft akan membantu warnet dalam penggunaan software legal, asalkan bisa menghasilkan nilai tambah bagi kedua industri tersebut. Namun, Awari tidak mengkampanyekan OS semata, tapi juga mengkampanyekan Legalitas Peranti Lunak yang digunakan di warnet. Setiap saat Awari memberikan edukasi ke warnet-warnet melalui milis mengenai pentingnya menggunakan peranti lunak legal guna menghindari “gangguan” dalam berbisnis warnet. Dalam kampanye tersebut termasuk di antaranya mempelajari bentuk-bentuk lisensi yang ada di peranti lunak yang sering digunakan di warnet. Beberapa diantaranya ternyata tidak memenuhi syarat untuk digunakan sehingga direkomendasikan untuk menggunakan peranti lunak lainnya.
Awari pun menyayangkan masih adanya pihak-pihak warnet yang merasa bisa berkelit menghadapi aturan legalitas perangkat lunak. Awari sendiri sikapnya jelas: legalkan perangkat lunak di warnet (bukan hanya OS saja). Bagi warnet yang masih bertahan dengan peranti lunak bajakan, Awari mengatakan bahwa apa yang mereka lakukan itu melanggar hukum dan setiap saat usahanya terancam untuk diberhentikan oleh aparat. Sampai saat ini, sweeping HAKI masih berlangsung secara teratur. Hari ini lolos bukan jaminan besok lolos lagi.
1.10    PERSIAPAN PEMBANGUNAN WARNET
Bukan hanya dana yang diperlukan pada pembangunan warnet, rencana yang matang dan tidak setengah-setengah perlu dipersiapkan dengan baik pula. Biasanya, persiapan membangun warnet kurang lebih 3 bulan, mulai dari pencarian tempat, pencarian SDM yang andal, pembelian alat-alat dan perlengkapannya, pengurusan jasa provider untuk koneksi Internet, juga pengurusan badan hukumnya.Menggunakan jasa konsultan untuk membangun dan mengelola warnet sah saja dilakukan sepanjang modal yang dimiliki mencakup untuk itu. Biasanya jasa konsultan perlu digunakan selama tahun pertama operasional. Lebih dari 1 tahun, pengusaha dapat lebih mandiri dalam pengelolaannya. Namun, jika dana tidak memadai untuk pengeluaran ekstra jasa konsultan, Anda tidak perlu berkecil hati. Membangun dan mengelola warnet dengan usaha sendiri pun merupakan tantangan  tersendiri.
Tempat (Sewa/Beli):  merupakan biaya yang dikeluarkan selama warnet berjalan meskipun renovasi seperti pengecetan ulang, pembersihan ruangan, dan menaikkan daya listrik (bila diperlukan). Server : Diusahakan memiliki spesifikasi yang lebih baik dari client. Server dapat digabung dengan komputer kasir. Untuk client, dapat digunakan komputer-komputer bekas dengan catatan, diperiksa dahulu secara keseluruhan.
1.11    PERANGKAT JARINGAN
Hub/Switch yang menghubungkan antarclient, jumlah portnya dapat disesuaikan dengan jumlah client. Modem digunakan bila koneksi dilakukan melalui saluran telepon atau ADSL. Access Point dan antena akan diperlukan jika koneksi Internetnya menggunakan wireless. Panjang kabel UTP dan jumlah RJ45 disesuaikan dengan hasil pengukuran  dari setiap client ke hub/ switch dan perhitungan jumlah client. Untuk penyatuan kabel dan RJ45, digunakan crimpping tool dan bila perlu, gunakan LAN tester untuk mengetahui penyatuan kabel yang dilakukan berhasil atau tidak.

1.12    FURNITURE
Furniture yang diperlukan meliputi meja-kursi kasir (bisa sekaligus merangkap admin), meja billing dan meja-kursi client.  Berbagai furniture biasanya di buat sesuai dengan kebutuhan meliputi berapa jumlah komputer yang digunakan untuk warnet. Beberapa pertimbangan pembuatan furniture:

1.    Pembuatan furniture tergantung luas tempat
Semakin luas tempat maka dimungkinkan untuk membuat furniture yang lebih besar dan nyaman.
2.    Pembuatan furniture tergantung keuangan
Anda dapat membuat furniture yang bagus sekali tetapi juga harus di danai dengan jumlah dana yang tidak sedikit. Misal untuk membuat pengguna warnet nyaman Anda membuat tempat duduk yang nyaman empuk sekali. Hal ini pasti akan membuat pengguna lebih nyaman dan krasan.
3.    Pembuatan furniture tergantung konsep warnet
Anda dapat membuat furniture dengan konsep tertentu, misal konsep lesehan, duduk-duduk di lantai beralaskan karpet atau tempat tertentu yang memungkinkan pengguna dapat duduk dengan nyaman.
4.    Kebutuhan Privasi
Pengguna warnet biasanya mendambakan privasi, dalam arti apa yang dibuka di internet tidak dapat diketahui oleh orang lain. Secara kasat mata, saran penulis buatlah tempat yang bisa menjamin privasi tetapi jangan terlalu tertutup karena dapat menjadikan tempat mesum para pengguna internet.
Target yang ingin di capai dalam pembuatan furniture adalah pengguna warnet dapat melakukan aktivitas berinternet dengan sangat nyaman sehingga tidak terasa sudah berjam-berjam dia duduk tapi masih kerasan berlama-lama di tempat duduk warnet, jika pengguna krasan omset pendapatan Anda juga akan meningkat.
Untuk pemesanan furniture Anda dapat memesan di toko pembuat meubel, ataupun di toko pengrajin kayu. Atau mencari info di internet.

1.13    KABEL ATAU WIRELESS
Kepraktisan bisa jadi bahan pertimbangan untuk koneksi Internet di warnet. Penggunaan wireless saat ini mendominasi sebagian besar koneksi ke warnet.  Kondisi ini sudah berlangsung sejak 3-4 tahun yang lalu dan semakin meluas sejak penggunaan frekuensi 2,4 Ghz dibebaskan dari biaya lisensi.  Meskipun demikian, penggunaan frekuensi radio ini ada batasan-batasan teknis. Namun dalam beberapa tahun ke depan, bisa dipastikan penggunaan wireless Internet link akan tetap menjadi primadona kecuali terjadi perubahan biaya akses via kabel / fiber optic yang signifikan. Sebab walau bagaimanapun, mutu akses melalui kabel atau fiber optic lebih bagus dibanding melalui jalur wireless. Secara teknis, ini menunjukkan kemampuan orang Indonesia dalam memanfaatkan teknologi yang ada untuk memenuhi kebutuhan akan akses Internet yang murah dan cepat.

1.13    KABEL ATAU WIRELESS
Kepraktisan bisa jadi bahan pertimbangan untuk koneksi Internet di warnet. Penggunaan wireless saat ini mendominasi sebagian besar koneksi ke warnet.  Kondisi ini sudah berlangsung sejak 3-4 tahun yang lalu dan semakin meluas sejak penggunaan frekuensi 2,4 Ghz dibebaskan dari biaya lisensi.  Meskipun demikian, penggunaan frekuensi radio ini ada batasan-batasan teknis. Namun dalam beberapa tahun ke depan, bisa dipastikan penggunaan wireless Internet link akan tetap menjadi primadona kecuali terjadi perubahan biaya akses via kabel / fiber optic yang signifikan. Sebab walau bagaimanapun, mutu akses melalui kabel atau fiber optic lebih bagus dibanding melalui jalur wireless. Secara teknis, ini menunjukkan kemampuan orang Indonesia dalam memanfaatkan teknologi yang ada untuk memenuhi kebutuhan akan akses Internet yang murah dan cepat.

Untuk lebih lanjut mengenai buku pembuatan warnet silakan klik disini